
Rabu, 31 Oktober 2012
The Next James Bond: Gerrard atau Rooney?
| Wednesday, 31 October 2012 13:16 |
Jika ada pesepakbola Britania yang paling pantas memerankan agen
rahasia 007 James Bond, siapa lebih cocok: Steven Gerrard atau Wayne
Rooney? Kalau itu ditanyakan kepada Bond "yang asli", Daniel Craig, maka Gerrard dianggap punya karakter yang pas untuk menjadi ikon agen rahasia fiktif paling terkenal di dunia itu. Menurut Craig, yang menjadi aktor pemeran Bond di tiga film terakhir: Casino Royale, Quantum of Solace, dan Skyfall, kapten Liverpool itu pantas menjadi Bond karena punya aura kepemimpinan yang cemerlang. "Siapa yang lebih saya inginkan: menjadi kapten Liverpool atau James Bond?" ujar Craig dalam sebuah wawancara seperti dilansir di situs resmi Liverpool belum lama ini. "Saya tak berpikir bisa menjadi (kapten Liverpool). Jadi saya pilih menjadi Bond. Tapi Steven Gerrard akan memerani Bond dengan bagus. Dia pemimpin yang baik. Serius, siapa tahu, kan?" sahut dia, yang bertemu Gerrard sewaktu Liverpool melakukan tur pramusim di Boston, Amerika Serikat, bulan Juli lalu. Benarkah begitu? Yang pasti Gerrard punya pesaing yang berat karena Rooney, "nominator" lainnya, bahkan sudah melakukan "pemanasan" menjadi Bond. Hal itu dapat terlihat dalam parodi video trailer film Bond terbaru yang juga dibintangi Craig, yang berjudul Skyfall. Dalam video berdurasi satu menit 16 detik itu Rooney tampak bergaya a la Bond dengan beberapa setting film tersebut, dan improviasi lain termasuk adegan yang memunculkan dua rekannya di Manchester United, Ryan Giggs dan Patrice Evra. Jadi menurut Anda, siapa yang lebih pantas menjadi The Next James Bond: Gerrard atau Rooney? |
Pirlo Sudah Dua Tahun Tak Kalah di Seri A
| Wednesday, 31 October 2012 13:24 | |
Turin
- Juventus memang sudah lama tidak merasakan kekalahan di ajang Seri A.
Namun, rekor La Vecchia Signora masih kalah jika dibandingkan dengan
pemain andalan mereka, Andrea Pirlo.Juve mencatat rekor tak terkalahkan sepanjang 48 pertandingan liga. Terakhir kali mereka takluk adalah saat dijamu Parma, 15 Mei 2011. Saat itu, Bianconeri menyerah 0-1. Tapi, catatan tak terkalahkan milik Pirlo ternyata lebih panjang. Gelandang flamboyan berusia 33 tahun itu hanya mencicipi kemenangan dan hasil seri di ajang Seri A dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Tim yang dibela Pirlo terakhir kalah pada 30 Oktober 2010. Ironisnya, kekalahan itu didapatkan dari Juve, dengan skor 1-2, ketika Pirlo masih berseragam AC Milan. Setelah laga tersebut, Pirlo menjalani 53 pertandingan liga. Dia tercatat menang 36 kali dan imbang 17 kali, baik bersama Milan maupun Juve. Setelah akhir pekan lalu tak dimainkan, Pirlo diperkirakan akan kembali jadi starter untuk laga melawan Bologna di Juventus Stadium, Kamis (1/11/2012) dinihari WIB. Demikian dikutip dari Football Italia. | Sumber: detiksport |
Untuk Pertama Kali, Tim Astronom Mengukur Radius Lubang Hitam
Titik tanpa balik; dalam astronomi di kenal sebagai Lubang Hitam —
suatu wilayah dalam ruang yang memiliki gravitasi begitu kuat sehingga
tak ada satu pun, bahkan cahaya, yang mampu meloloskan diri darinya.
Lubang hitam yang besarnya mencapai ribuan kali lipat dari matahari kita
mungkin terletak di jantung sebagian besar galaksi. Lubang hitam
supermasif ini memiliki kekuatan yang begitu dahsyat sehingga aktivitas
di pinggirannya mampu beriak di sepanjang inang galaksinya.
Kini, sebuah tim internasional, yang dipimpin para peneliti dari Observatorium Haystack MIT, untuk pertama kalinya mengukur radius lubang hitam di pusat galaksi jauh – jarak terdekat di mana materi dapat mendekat sebelum akhirnya ditarik ke dalam hitam lubang.
Para astronom menghubungkan antena radio di Hawaii, Arizona dan California untuk membuat array teleskop yang disebut “Event Horizon Telescope” (EHT), yang mampu melihat rincian 2.000 kali lebih halus dari apa yang bisa terlihat oleh Hubble Space Telescope. Antena-antena radio ini diaplikasikan pada M87, sebuah galaksi berjarak sekitar 50 juta tahun cahaya dari Bima Sakti. Galaksi M87 merupakan tempat berlabuhnya lubang hitam berukuran 6 miliar kali lebih besar dari matahari kita; dan dengan menggunakan array ini, tim ilmuwan mengamati kilauan materi di dekat tepian lubang hitam - suatu area yang dikenal sebagai “event horizon.”
“Setelah objek jatuh melalui event horizon, objek itu akan hilang selamanya,” kata Shep Doeleman, asisten direktur di Observatorium Haystack MIT dan asosiasi riset di Observatorium Astrofisika Smithsonian. “Itu adalah pintu keluar dari alam semesta kita. Jika Anda berjalan melalui pintu itu, Anda tidak akan kembali.”
Doeleman bersama rekan-rekannya menerbitkan hasil studi ini dalam jurnal Science.
Jet di Tepi Lubang Hitam
Lubang hitam supermasif merupakan objek paling ekstrim yang pernah diprediksi dalam teori gravitasi Albert Einstein – yang mana, menurut Doeleman, “gravitasi sepenuhnya kacau dan meremukkan massa besar ke dalam ruang yang sangat dekat.” Pada tepi lubang hitam, gaya gravitasinya sedemikian kuat hingga menarik segala yang ada di sekelilingnya. Namun, tak semuanya bisa menyeberangi event horizon untuk menyelip ke dalam lubang hitam. Hasilnya adalah “kemacetan kosmik” di mana gas dan debu membentuk panekuk datar materi yang dikenal sebagai cakram akresi. Cakram materi ini mengorbit di seputar lubang hitam dengan kecepatan yang hampir mencapai kecepatan cahaya, menyuapi lubang hitam dengan material super panas dalam pola makan yang stabil. Seiring waktu, cakram ini dapat menyebabkan lubang hitam berputar ke arah yang sama seiring mengorbitnya material tersebut.
Yang terperangkap dalam aliran spiral itu adalah medan magnet, yang mempercepat laju material panas di sepanjang balok sinar kuat di atas cakram akresi, menghasilkan jet berkecepatan tinggi, diluncurkan oleh lubang hitam dan cakram, ditembakkan keluar melintasi galaksi, memanjang sejauh ratusan ribu cahaya tahun. Jet ini dapat mempengaruhi berbagai proses aktivitas galaksi, termasuk seberapa cepat bintang terbentuk.
‘Apakah Einstein benar?’
Sebuah lintasan jet dapat membantu para ilmuwan untuk memahami dinamika lubang hitam dalam wilayah di mana gravitasi lubang hitam itu memiliki kekuatan yang dominan. Doeleman berpendapat bahwa lingkungan yang ekstrim sangat cocok untuk mengkonfirmasi teori relativitas umum Einstein – bisa menjadi deskripsi gravitasi yang definitif di masa sekarang.
“Teori-teori Einstein telah diverifikasi pada kasus-kasus medan gravitasi-rendah, seperti di bumi atau di tata surya,” kata Doeleman. “Tapi belum pernah diverifikasi secara tepat pada satu-satunya tempat di alam semesta di mana teori Einstein mungkin bisa berantakan – yaitu tepat di tepi lubang hitam.”
Berdasarkan teori Einstein, massa lubang hitam dan putarannya menentukan seberapa dekat materi dapat mengorbit sebelum kestabilannya hilang dan jatuh menuju event horizon. Karena jet pada galaksi M87 secara magnetis diluncurkan dari orbit terkecil ini, maka para astronom dapat memperkirakan perputaran lubang hitam melalui pengukuran cermat pada besaran jet saat meninggalkan lubang hitam. Hingga saat ini, belum ada teleskop yang memiliki kekuatan cukup besar yang dibutuhkan untuk pengamatan jenis ini.
“Kita kini berada dalam posisi
untuk mengajukan pertanyaan, ‘Apakah Einstein benar?’” kata Doeleman.
“Kami dapat mengidentifikasi fitur-fitur dan tanda-tanda alam yang
diprediksi dalam teori-teorinya, pada medan gravitasi yang sangat kuat
tersebut.”
Tim riset menggunakan teknik yang disebut Very Long Baseline Interferometry, atau VLBI, yaitu menggabungkan data dari antena-antena radio yang saling terpisah ribuan mil. Sinyal dari berbagai antena itu dikumpulkan, menciptakan sebuah “teleskop virtual” dengan kekuatan dalam teleskop tunggal yang sama besarnya dengan jarak di antara antena-antena yang terpisah tersebut. Teknik ini memungkinkan para ilmuwan untuk melihat rincian yang sangat tepat di galaksi jauh.
Dengan menggunakan teknik ini, Doeleman bersama timnya mengukur orbit terdalam cakram akresi menjadi hanya 5,5 kali ukuran event horizon lubang hitam. Berdasarkan hukum fisika, ukuran ini menunjukkan bahwa cakram akresi berputar searah dengan lubang hitam – pengamatan langsung pertama dalam rangka mengkonfirmasi teori tentang bagaimana lubang hitam menembakkan jet dari pusat galaksi.
Tim riset berencana memperluas array teleskop ini, menambah antena radio di Chili, Eropa, Meksiko, Greenland dan Antartika, untuk memperoleh gambar lubang hitam yang lebih rinci di masa yang akan datang.
Christopher Reynolds, profesor astronomi di Universitas Maryland, mengatakan bahwa hasil riset kelompok ini menghadirkan data pengamatan pertama yang nantinya akan membantu para ilmuwan memahami bagaimana jet lubang hitam berperilaku.
“Sifat dasar jet masih misterius,” kata Reynolds. “Banyak astrofisikawan yang menduga bahwa jet ditembakkan oleh putaran lubang hitam … tapi kini, gagasan-gagasan itu sepenuhnya masih berada dalam ranah teori. Pengukuran ini merupakan langkah pertama dalam menempatkan gagasan-gagasan tersebut pada dasar observasional yang tegas.”
Kini, sebuah tim internasional, yang dipimpin para peneliti dari Observatorium Haystack MIT, untuk pertama kalinya mengukur radius lubang hitam di pusat galaksi jauh – jarak terdekat di mana materi dapat mendekat sebelum akhirnya ditarik ke dalam hitam lubang.
Para astronom menghubungkan antena radio di Hawaii, Arizona dan California untuk membuat array teleskop yang disebut “Event Horizon Telescope” (EHT), yang mampu melihat rincian 2.000 kali lebih halus dari apa yang bisa terlihat oleh Hubble Space Telescope. Antena-antena radio ini diaplikasikan pada M87, sebuah galaksi berjarak sekitar 50 juta tahun cahaya dari Bima Sakti. Galaksi M87 merupakan tempat berlabuhnya lubang hitam berukuran 6 miliar kali lebih besar dari matahari kita; dan dengan menggunakan array ini, tim ilmuwan mengamati kilauan materi di dekat tepian lubang hitam - suatu area yang dikenal sebagai “event horizon.”
“Setelah objek jatuh melalui event horizon, objek itu akan hilang selamanya,” kata Shep Doeleman, asisten direktur di Observatorium Haystack MIT dan asosiasi riset di Observatorium Astrofisika Smithsonian. “Itu adalah pintu keluar dari alam semesta kita. Jika Anda berjalan melalui pintu itu, Anda tidak akan kembali.”
Doeleman bersama rekan-rekannya menerbitkan hasil studi ini dalam jurnal Science.
Jet di Tepi Lubang Hitam
Lubang hitam supermasif merupakan objek paling ekstrim yang pernah diprediksi dalam teori gravitasi Albert Einstein – yang mana, menurut Doeleman, “gravitasi sepenuhnya kacau dan meremukkan massa besar ke dalam ruang yang sangat dekat.” Pada tepi lubang hitam, gaya gravitasinya sedemikian kuat hingga menarik segala yang ada di sekelilingnya. Namun, tak semuanya bisa menyeberangi event horizon untuk menyelip ke dalam lubang hitam. Hasilnya adalah “kemacetan kosmik” di mana gas dan debu membentuk panekuk datar materi yang dikenal sebagai cakram akresi. Cakram materi ini mengorbit di seputar lubang hitam dengan kecepatan yang hampir mencapai kecepatan cahaya, menyuapi lubang hitam dengan material super panas dalam pola makan yang stabil. Seiring waktu, cakram ini dapat menyebabkan lubang hitam berputar ke arah yang sama seiring mengorbitnya material tersebut.
Yang terperangkap dalam aliran spiral itu adalah medan magnet, yang mempercepat laju material panas di sepanjang balok sinar kuat di atas cakram akresi, menghasilkan jet berkecepatan tinggi, diluncurkan oleh lubang hitam dan cakram, ditembakkan keluar melintasi galaksi, memanjang sejauh ratusan ribu cahaya tahun. Jet ini dapat mempengaruhi berbagai proses aktivitas galaksi, termasuk seberapa cepat bintang terbentuk.

Gambar
ini, yang dibuat dengan model komputer, menunjukkan bagaimana
ekstrimnya gravitasi lubang hitam di M87 mendistorsi penampilan jet di
dekat event horizon. Bagian radiasi dari jet dibengkokkan oleh gravitasi
ke arah sebuah cincin yang dikenal sebagai ‘bayangan’ lubang hitam.
(Kredit: Avery E. Broderick – Institut Perimeter dan Universitas
Waterloo)
‘Apakah Einstein benar?’
Sebuah lintasan jet dapat membantu para ilmuwan untuk memahami dinamika lubang hitam dalam wilayah di mana gravitasi lubang hitam itu memiliki kekuatan yang dominan. Doeleman berpendapat bahwa lingkungan yang ekstrim sangat cocok untuk mengkonfirmasi teori relativitas umum Einstein – bisa menjadi deskripsi gravitasi yang definitif di masa sekarang.
“Teori-teori Einstein telah diverifikasi pada kasus-kasus medan gravitasi-rendah, seperti di bumi atau di tata surya,” kata Doeleman. “Tapi belum pernah diverifikasi secara tepat pada satu-satunya tempat di alam semesta di mana teori Einstein mungkin bisa berantakan – yaitu tepat di tepi lubang hitam.”
Berdasarkan teori Einstein, massa lubang hitam dan putarannya menentukan seberapa dekat materi dapat mengorbit sebelum kestabilannya hilang dan jatuh menuju event horizon. Karena jet pada galaksi M87 secara magnetis diluncurkan dari orbit terkecil ini, maka para astronom dapat memperkirakan perputaran lubang hitam melalui pengukuran cermat pada besaran jet saat meninggalkan lubang hitam. Hingga saat ini, belum ada teleskop yang memiliki kekuatan cukup besar yang dibutuhkan untuk pengamatan jenis ini.

Sebuah
cakram akresi (oranye) gas dan debu di sekeliling lubang hitam
supermasif yang terletak di pusat sebagian besar galaksi. Cakram materi
galaktik ini memancarkan balok sinar magnetik (garis merah muda) yang
dimuntahkan dari pusat lubang hitam, menarik keluar materi dari kedua
ujung pada jet berkekuatan tinggi. (Kredit: NASA dan Ann Field – Space
Telescope Science Institute)
Tim riset menggunakan teknik yang disebut Very Long Baseline Interferometry, atau VLBI, yaitu menggabungkan data dari antena-antena radio yang saling terpisah ribuan mil. Sinyal dari berbagai antena itu dikumpulkan, menciptakan sebuah “teleskop virtual” dengan kekuatan dalam teleskop tunggal yang sama besarnya dengan jarak di antara antena-antena yang terpisah tersebut. Teknik ini memungkinkan para ilmuwan untuk melihat rincian yang sangat tepat di galaksi jauh.
Dengan menggunakan teknik ini, Doeleman bersama timnya mengukur orbit terdalam cakram akresi menjadi hanya 5,5 kali ukuran event horizon lubang hitam. Berdasarkan hukum fisika, ukuran ini menunjukkan bahwa cakram akresi berputar searah dengan lubang hitam – pengamatan langsung pertama dalam rangka mengkonfirmasi teori tentang bagaimana lubang hitam menembakkan jet dari pusat galaksi.
Tim riset berencana memperluas array teleskop ini, menambah antena radio di Chili, Eropa, Meksiko, Greenland dan Antartika, untuk memperoleh gambar lubang hitam yang lebih rinci di masa yang akan datang.
Christopher Reynolds, profesor astronomi di Universitas Maryland, mengatakan bahwa hasil riset kelompok ini menghadirkan data pengamatan pertama yang nantinya akan membantu para ilmuwan memahami bagaimana jet lubang hitam berperilaku.
“Sifat dasar jet masih misterius,” kata Reynolds. “Banyak astrofisikawan yang menduga bahwa jet ditembakkan oleh putaran lubang hitam … tapi kini, gagasan-gagasan itu sepenuhnya masih berada dalam ranah teori. Pengukuran ini merupakan langkah pertama dalam menempatkan gagasan-gagasan tersebut pada dasar observasional yang tegas.”
Observatorium Infra Merah NASA Mengukur Ekspansi Alam Semesta
Dengan menggunakan Teleskop
Ruang Angkasa Spitzer milik NASA, para astronom mengumumkan pengukuran
yang paling akurat terhadap konstanta Hubble, atau tingkat di mana alam
semesta kita merenggang.
Konstanta Hubble diambil dari nama seorang astronom, Edwin P. Hubble, yang sempat memukau dunia di tahun 1920-an saat mengkonfirmasi bahwa alam semesta kita mengalami ekspansi sejak 13,7 milyar tahun yang lalu. Di akhir tahun 1990-an, para astronom menemukan bahwa ekspasi alam semesta ini mengalami percepatan, atau semakin melaju seiring waktu. Menentukan tingkat ekspansi merupakan hal penting dalam rangka menentukan usia dan ukuran alam semesta.
Tidak seperti Teleskop Ruang Angkasa Hubble NASA, yang melihat kosmos lewat cahaya nampak, Spitzer memanfaatkan panjang gelombang sinar infra merah untuk membuat pengukuran baru. Kemampuan ini dikembangkan dengan sebuah faktor 3 pada studi seminal yang sama dari teleskop Hubble dan menurunkan ketidakpastian hingga 3 persen, sebuah lompatan besar dalam keakurasian bagi pengukuran kosmologis. Nilai yang baru disempurnakan untuk konstanta Hubble adalah 74,3 plus atau minus 2,1 kilometer per detik per megaparsec. Megaparsec adalah sekitar 3 juta tahun cahaya.
“Spitzer
sekali lagi melakukan sains melebihi tujuan teleskop ini dirancang,”
kata ilmuwan proyek Michael Werner dari Jet Propulsion Laboratory NASA
di Pasadena, California. Warner telah mengerjakan misi ini sejak tahap
awal konsep lebih dari 30 tahun yang lalu. “Pertama, Spitzer mengejutkan
kita dengan kemampuan pioneernya untuk mempelajari atmosfir exoplanet,
dan sekarang, dalam misi tahun-tahun selanjutnya, teleskop ini menjadi
alat kosmologi yang berharga.”
Sebagai tambahan, temuan ini dikombinasi dengan data publikasi dari Wilkinson Microwave Anisotropy Probe NASA untuk memperoleh pengukuran yang independen terhadap energi gelap, salah satu misteri terbesar dalam kosmos kita. Energi gelap diduga memenangkan pertarungannya melawan gravitasi hingga merenggangkan alam semesta. Riset berbasis percepatan ini menghasilkan Penghargaan Nobel dalam bidang fisika di tahun 2011.
“Ini adalah teka-teki besar,” kata pemimpin penulis makalah studi, Wendy Freedman dari Observatorium Institut Sains Carnegie di Pasadena, “Sungguh menggairahkan bahwa kami bisa menggunakan Spitzer untuk menjegal masalah-masalah fundamental dalam kosmologi: tingkat akurasi di mana alam semesta mengembang di waktu saat ini, sekaligus mengukur jumlah energi gelap dalam alam semesta dari sudut yang lain.” Freedman memimpin terobosan studi Teleskop Ruang Angkasa Hubble yang sebelumnya mengukur konstanta Hubble.
Glenn Wahlgren, ilmuwan program Spitzer di Markas Besar NASA, Washington, mengatakan bahwa penglihatan infra merah, yang menembus melewati debu untuk menghadirkan pandangan yang lebih baik terhadap bintang-bintang variabel yang disebut cepheid, memungkinkan Spitzer untuk mengembangkan pengukuran konstanta Hubble sebelumnya.
“Bintang-bintang berdenyut itu merupakan anak tangga yang penting dalam apa yang diistilahkan para astronom sebagai tangga jarak kejauhan kosmik: sepaket objek dengan jarak yang telah diketahui, yang mampu mengungkap laju ekspansi alam semesta apabila dikombinasi dengan kecepatan objek yang bergerak menjauhi kita,” kata Wahlgren.
Cepheid sangat penting untuk dikalkulasi karena jaraknya dari bumi bisa diukur dengan mudah. Di tahun 1908, Henrietta Leavitt menemukan bahwa bintang-bintang tersebut berdenyut pada tingkat yang berhubungan langsung dengan kecerahan intrinsiknya.
Untuk memvisualisasikan kenapa hal ini penting, bayangkan seseorang yang membawa lilin berjalan menjauhi Anda. Semakin jauh lilin melakukan perjalanan, semakin redup cahayanya. Tampilan cahaya itu mengungkap jarak kejauhannya. Prinsip yang sama diterapkan pada cepheid, yang menjadi lilin standar dalam kosmos kita. Dengan mengukur seberapa terang cahayanya di luar angkasa sana, dan membandingkannya dengan kecerahan yang sudah diketahui saat bintang itu mendekat, para astronom mampu menghitung jaraknya dari bumi.
Spitzer mengobservasi 10 cepheid dalam galaksi Bima Sakti kita dan 80 cepheid
lainnya dalam galaksi terdekat yang disebut Large Magellanic Cloud.
Tanpa adanya debu kosmik yang menghalangi pandangan, tim riset Spitzer
mampu memperoleh pengukuran yang lebih akurat terhadap tampilan
kecerahan bintang-bintang tersebut, dan dengan demikian ditemukan pula
akurasi jaraknya. Data-data ini membuka jalan bagi taksiran baru dan
terimprovisasi pada tingkat ekspansi alam semesta kita.
“Baru lebih dari satu dekade yang lalu, untuk menggunakan kata ‘akurasi’ dan ‘kosmologi’ dalam satu kalimat yang sama merupakan hal yang mustahil, dan ukuran serta usia alam semesta belum diketahui dengan lebih baik daripada sebuah faktor 2,” kata Freedman, “Kini kita bicara tentang akurasi pada beberapa persen. Ini cukup luar biasa.”
Jet Propulsion Laboratory, Pasadena, California, mengelola misi Teleskop Ruang Angkasa Spitzer bagi Direktorat Misi Sains NASA, Washington. Operasi sainsnya dikerjakan di Pusat Sains Spitzer di Institut Teknologi California, Pasadena. Data disimpan dalam gedung Arsip Sains Infra Merah di Pusat Kelola dan Analisis di Caltech. Caltech mengelola JPL bagi NASA. Informasi lebih lanjut tentang Spitzer, kunjungi http://spitzer.caltech.edu dan http://www.nasa.gov/spitzer.
Konstanta Hubble diambil dari nama seorang astronom, Edwin P. Hubble, yang sempat memukau dunia di tahun 1920-an saat mengkonfirmasi bahwa alam semesta kita mengalami ekspansi sejak 13,7 milyar tahun yang lalu. Di akhir tahun 1990-an, para astronom menemukan bahwa ekspasi alam semesta ini mengalami percepatan, atau semakin melaju seiring waktu. Menentukan tingkat ekspansi merupakan hal penting dalam rangka menentukan usia dan ukuran alam semesta.
Tidak seperti Teleskop Ruang Angkasa Hubble NASA, yang melihat kosmos lewat cahaya nampak, Spitzer memanfaatkan panjang gelombang sinar infra merah untuk membuat pengukuran baru. Kemampuan ini dikembangkan dengan sebuah faktor 3 pada studi seminal yang sama dari teleskop Hubble dan menurunkan ketidakpastian hingga 3 persen, sebuah lompatan besar dalam keakurasian bagi pengukuran kosmologis. Nilai yang baru disempurnakan untuk konstanta Hubble adalah 74,3 plus atau minus 2,1 kilometer per detik per megaparsec. Megaparsec adalah sekitar 3 juta tahun cahaya.

Dengan
menggunakan Teleskop Ruang Angkasa Spitzer NASA, para astronom secara
luas mengembangkan tangga jarak kejauhan kosmik yang digunakan untuk
menghitung tingkat ekspansi alam semesta sekaligus ukuran dan usianya.
Tangga jarak kejauhan kosmik, yang secara simbolik ditunjukkan dalam
gambar artis ini, merupakan serangkaian bintang dan objek-objek lain
dalam galaksi yang jaraknya telah diketahui. (Kredit: NASA/Caltech)
Sebagai tambahan, temuan ini dikombinasi dengan data publikasi dari Wilkinson Microwave Anisotropy Probe NASA untuk memperoleh pengukuran yang independen terhadap energi gelap, salah satu misteri terbesar dalam kosmos kita. Energi gelap diduga memenangkan pertarungannya melawan gravitasi hingga merenggangkan alam semesta. Riset berbasis percepatan ini menghasilkan Penghargaan Nobel dalam bidang fisika di tahun 2011.
“Ini adalah teka-teki besar,” kata pemimpin penulis makalah studi, Wendy Freedman dari Observatorium Institut Sains Carnegie di Pasadena, “Sungguh menggairahkan bahwa kami bisa menggunakan Spitzer untuk menjegal masalah-masalah fundamental dalam kosmologi: tingkat akurasi di mana alam semesta mengembang di waktu saat ini, sekaligus mengukur jumlah energi gelap dalam alam semesta dari sudut yang lain.” Freedman memimpin terobosan studi Teleskop Ruang Angkasa Hubble yang sebelumnya mengukur konstanta Hubble.
Glenn Wahlgren, ilmuwan program Spitzer di Markas Besar NASA, Washington, mengatakan bahwa penglihatan infra merah, yang menembus melewati debu untuk menghadirkan pandangan yang lebih baik terhadap bintang-bintang variabel yang disebut cepheid, memungkinkan Spitzer untuk mengembangkan pengukuran konstanta Hubble sebelumnya.
“Bintang-bintang berdenyut itu merupakan anak tangga yang penting dalam apa yang diistilahkan para astronom sebagai tangga jarak kejauhan kosmik: sepaket objek dengan jarak yang telah diketahui, yang mampu mengungkap laju ekspansi alam semesta apabila dikombinasi dengan kecepatan objek yang bergerak menjauhi kita,” kata Wahlgren.
Cepheid sangat penting untuk dikalkulasi karena jaraknya dari bumi bisa diukur dengan mudah. Di tahun 1908, Henrietta Leavitt menemukan bahwa bintang-bintang tersebut berdenyut pada tingkat yang berhubungan langsung dengan kecerahan intrinsiknya.
Untuk memvisualisasikan kenapa hal ini penting, bayangkan seseorang yang membawa lilin berjalan menjauhi Anda. Semakin jauh lilin melakukan perjalanan, semakin redup cahayanya. Tampilan cahaya itu mengungkap jarak kejauhannya. Prinsip yang sama diterapkan pada cepheid, yang menjadi lilin standar dalam kosmos kita. Dengan mengukur seberapa terang cahayanya di luar angkasa sana, dan membandingkannya dengan kecerahan yang sudah diketahui saat bintang itu mendekat, para astronom mampu menghitung jaraknya dari bumi.

Grafik
ini mengilustrasikan hubungan periode-kecerahan cepheid, yang digunakan
para ilmuwan untuk menghitung ukuran, usia serta tingkat ekspansi alam
semesta. Data yang ditunjukkan berasal dari Teleskop Ruang Angkasa
Spitzer NASA, yang telah membuat pengukuran paling akurat terhadap
tingkat ekspansi alam semesta dengan mengkalkulasi ulang jarak
bintang-bintang berdenyut yang disebut cepheid. (Kredit: NASA/JPL –
Caltech/Carnegie)
“Baru lebih dari satu dekade yang lalu, untuk menggunakan kata ‘akurasi’ dan ‘kosmologi’ dalam satu kalimat yang sama merupakan hal yang mustahil, dan ukuran serta usia alam semesta belum diketahui dengan lebih baik daripada sebuah faktor 2,” kata Freedman, “Kini kita bicara tentang akurasi pada beberapa persen. Ini cukup luar biasa.”
Jet Propulsion Laboratory, Pasadena, California, mengelola misi Teleskop Ruang Angkasa Spitzer bagi Direktorat Misi Sains NASA, Washington. Operasi sainsnya dikerjakan di Pusat Sains Spitzer di Institut Teknologi California, Pasadena. Data disimpan dalam gedung Arsip Sains Infra Merah di Pusat Kelola dan Analisis di Caltech. Caltech mengelola JPL bagi NASA. Informasi lebih lanjut tentang Spitzer, kunjungi http://spitzer.caltech.edu dan http://www.nasa.gov/spitzer.
Sabtu, 27 Oktober 2012
Mudah Memvisualisasikan Tujuan adalah Motivator yang Kuat untuk Menyelesaikan Balapan atau Tugas
Apakah anda berenang di olimpiade atau menabung
untuk bertamasya, mampu melihat kemajuan ke arah tujuan anda akan
membantu anda mencapainya. “Semakin mudah sebuah tujuan dilihat, semakin
dekat ia terlihat,” kata Rajesh Bagchi, asisten profesor pemasaran di
Pamplin College of Business Virginia Tech.
Amar
Cheema, asisten profesor pemasaran dengan McIntire School of Commerce
di University of Virginia, dan Bagchi mempelajari dampak visualisasi
tujuan dalam konteks abstrak dan melaporkan kalau membuat tujuan yang
ingin diraih itu terlihat memberikan motivasi untuk mencapai tujuan
abstrak sama halnya dengan tujuan fisik. Penelitian ini hadir dalam
edisi Maret 2011 Journal of Marketing.
Sebagai
profesor pemasaran, mereka menyarankan sebuah skenario dimana para
sales ditawarkan sebuah perjalanan ke Hawaii jika mereka mencapai
penjualan 20 persen di atas target tahunan. Jika kemajuan mereka
dilaporkan secara visual dengan menunjukkan balok, staff penjual akan
lebih berenergi daripada jika kemajuan dilaporkan secara numerik,
seperti dalam uang atau persentase.
“Hal
yang sama terjadi jika anda menabung untuk liburan dengan tujuan yang
pasti dan anda melihat gambar buku tabungan terisi, bukannya total uang
yang disimpan,” kata Bagchi.
Cheema menyarankan kalau bahkan menggambar grafik yang menunjukkan tabungan anda akan memberikan motivasi.
Cheema
dan Bagchi menguji visualisasi dengan eksperimen yang menuntut tugas
fisik dan eksperimen ini melibatkan konsumen menunggu pelayanan dan para
salesman yang menyelesaikan transaksi.
Eksperimen
fisik yang dilakukan di lab meminta individu untuk mempertahankan
pegangannya selama 130 detik dalam sebuah dinamometer genggam, sebuah
alat yang mencatat gaya yang diberikan. Separuh subjek dapat melihat
sebuah batang di layar komputer terisi seiring berjalannya waktu 130
detik. Yang lain melihat sebuah stopwatch; walau begitu, 130 detik
membutuhkan 4,33 siklus stopwatch, “jadi tidak mudah memvisualisasikan
kemajuannya,” kata Bagchi.
“Saat
individu mendekati tujuannya, usaha menurun tajam bagi partisipan yang
melihat stopwatch. Sementara rasa pegal membawa pada penurunan gaya
seiring waktu, penurunannya lebih landai pada orang yang dapat
memvisualisasikan tujuannya relatif mereka yang tidak,” kata Bagchi.
“Kemajuan
itu penting,” kata Cheema. “Ketika apa yang tersisa untuk diisi di
batang lebih sedikit dari apa yang telah terisi, itu saat motivasi
terjadi.”
Eksperimen pemasaran
mencakup kemungkinan semuanya realistik dalam menunggu dukungan piranti
lunak lewat chat langsung dengan seorang teknisi. “Di antara partisipan
di depat tujuan, mereka yang berada dalam kondisi mudah memvisualisasi
(sebuah batang isi vs sebuah hitung mundur) lebih mungkin bertahan
daripada yang berada dalam kondisi sulit memvisualisasikan,” kata
Bagchi. “Lebih signifikan lagi, partisipan yang dekat dengan tujuan
melaporkan kemajuan lebih besar.”
“Penelitian
ini memberikan satu jalan menyediakan informasi mengenai waktu tunggu
yang dapat mengurangi ketegangan,” kata Bagchi.
Dalam
studi terakhir, salesman diminta menyelesaikan penjualan pada 20 klien
secepat mungkin. Bagian kedua studi ini melihat dampak latar subtujuan.
“Membuka sebuah tujuan menjadi subtujuan dapat membuat tugas menjadi
lebih dapat diatur dan dapat meningkatkan tujuan dan kinerja,” kata
Cheema. “Di sisi lain, subtujuan dapat juga menggeser fokus motivasi
menjauh dari tujuan utama. Kami menemukan ini adalah kasusnya ketika
jarak menuju tujuan diketahui dan informasinya pasti, seperti menjual
secepat mungkin pada 20 klien.”
Eksperimen
penjualan sekali lagi menunjukkan efek motivasional dari visualisasi
dan proksimitas tujuan, dimana partisipan memiliki insentif finansial
untuk berkinerja baik, dan menunjukkan kalau tujuan abstrak yang
divisualisasikan dengan baik, seperti menjual, memunculkan komitmen
seolah ia sebuah tujuan fisik.
“Hasil
penelitian kami menunjukkan kalau kita memproses representasi visual
dalam cara yang sama dengan jarak, mempengaruhi persepsi kedekatan dan
usaha seiring kita melakukan tugas sehari-hari atau membuat keputusan
tentang investasi waktu dan usaha pada hasil tertentu,” kata Bagchi.
Sumber berita:
Referensi jurnal:
Cheema,
Amar and Rajesh Bagchi (2011), “Goal Visualization and Goal Pursuit:
Implications for Consumers and Managers,” Journal of Marketing, 75, 2
(March), 109-123
Hasil Riset Baru: Gen-gen Yang Pernah Dikaitkan dengan Kecerdasan Ternyata Tidak Mempengaruhi IQ
"Cara para peneliti dalam menemukan gen yang
mungkin berkaitan dengan kecerdasan -- metode gen kandidat -- tampaknya
positif menghasilkan kesalahan, demikian pula metode-metode yang
sebelumnya harus digunakan."
Para psikolog telah lama mengetahui bahwa kecerdasan,
seperti halnya kebanyakan karakteristik lainnya, sebagian adalah
genetik. Namun studi terbaru yang dipimpin ilmuwan psikologi Christoper
Chabris dari Union College, mengungkapkan fakta mengejutkan: Sebagian
besar gen tertentu, yang sebelumnya diduga berkaitan dengan kecerdasan,
kemungkinan tidak berpengaruh pada IQ seseorang.
Chabris bersama
David Laibson, seorang ekonom Harvard, memimpin sebuah tim peneliti
internasional yang menganalisa selusin gen dengan memanfaatkan data yang
meliputi data tes kecerdasan maupun data genetik.
Pada hampir
setiap kasus, para peneliti menemukan bahwa kecerdasan tidak harus
berkaitan dengan gen-gen tertentu yang sudah diuji sebelumnya. Hasil
riset ini dipublikasikan secara online dalam Psychological Science, sebuah jurnal Association for Psychological Science.
“Pada
semua pengujian, kami hanya menemukan satu gene yang tampaknya
berhubungan dengan kecerdasan, dan gen ini memiliki efek yang sangat
kecil. Bukan berarti kecerdasan tidak memiliki komponen genetik, namun
hal ini mengartikan sangat sulitnya untuk menemukan gen tertentu, atau
varian-varian genetik tertentu, yang mempengaruhi perbedaan dalam
kecerdasan,” kata Chabris.
Telah lama diyakini, berdasarkan
berbagai studi terhadap kembar identik dan fraternal, bahwa kecerdasan
merupakan sifat turunan. Bahkan riset terbaru menguatkan kesimpulan
tersebut. Namun penelitian-penelitian yang lebih lama sebelumnya, yang
menganalisa gen-gen tertentu, membawa hasil yang kurang sempurna.
Chabris mengatakan bahwa hal ini terutama dikarenakan terbatasnya
teknologi yang menghalangi para peneliti agar bisa menyelidiki lebih
dari beberapa lokasi dalam genom manusia untuk menemukan gen-gen yang
mempengaruhi kecerdasan.
“Kami ingin tekankan, kami tidak
mengatakan bahwa orang-orang yang melakukan riset lebih awal dalam area
ini adalah bodoh atau salah,” kata Chabris, “Mereka sudah menggunakan
teknologi dan informasi yang tersedia bagi mereka. Pada masa itu,
diyakini bahwa gen-gen individu memiliki pengaruh yang jauh lebih besar —
mereka menduga telah menemukan gen-gen yang masing-masing mungkin
bertanggung jawab atas beberapa poin IQ.”
Chabris berpendapat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan persisnya peranan gen pada kecerdasan.
Seperti
halnya kasus dengan karakteristik-karakteristik lainnya, misalnya
tinggi badan, mungkin terdapat ribuan gen dan varian-variannya yang
berhubungan dengan kecerdasan,” kata Chabris, “Dan mungkin ada efek-efek
genetik di balik efek-efek gen tunggal. Bisa saja terjadi interaksi di
antara berbagai gen, atau interaksi di antara gen dan lingkungan. Hasil
studi kami menunjukkan bahwa cara para peneliti dalam menemukan gen yang
mungkin berkaitan dengan kecerdasan — metode gen kandidat — tampaknya
positif menghasilkan kesalahan, demikian pula metode-metode yang
sebelumnya harus digunakan.”
Fergie: Persaingan Gelar Antara MU, City dan Chelsea
Tak bisa dipungkiri ketiga tim tersebut memang yang paling menyakinkan di antara kompetitior lainnya. Jika dilihat dari performanya sejauh ini.
Chelsea berada di peringkat pertama klasemen dengan 22 poin tanpa terkalahkan, empat poin di atas MU. Sedangkan Manchester City sama-sama memiliki 18 poin dengan rival se-kotanya itu namun kalah selisih gol.
Bagaimana dengan dua pesaing lainnya? Arsenal dan Tottenham Hotspur, yang mengalahkan MU di Old Trafford, belum benar-benar konsisten sejak awal musim.
"Saya pikir Chelsea, City dan kami sendiri menciptakan jarak kecil dari tim-tim lainnya," ucap Ferguson seperti dilansir Mirror Football.
"Itu sulit jika dipastikan, tapi saya akan terkejut jika bukan salah satu dari kami bertiga gagal menjuarainya."
MU akan bertandang ke Stamford Brigde, Minggu (28/10) malam WIB. Fergie juga yakin laga tersebut bisa mempengaruhi dalam penentuan juara di musim ini.
"Laga kami pada hari Minggu akan penting untuk kami, tidak ada keraguan akan hal itu. Memang masih akan ada banyak laga besar, tapi saya rasa itu akan ketat.," tambah pelatih berusia 70 tahun ini.
"Tapi dengan bagaimana liga brejalan sekarang maka siapapun dari kami bertiga bisa menjuarainya, tidak ada keraguan tentang itu."
"Kami punya pasukan yang kuat, terutama Chelsea dan kami sendiri, terkait sejarah dalam beberapa tahun terakhir. Itu selalu jadi jaminan kami bisa mengatasi jumlah pertandingan yang Anda harus mainkan."
Satu Dukungan untuk 'Pejuang' Timnas di Piala AFF
Jakarta - Menjadi pejuang yang
membawa nama Indonesia, timnas yang akan berlaga di Piala AFF dituntut
menunjukkan patroitisme & semangat juang. Di sisi lain, publik
sepakbola tanah air diminta memberikan suara bulat buat 'Pasukan
Garuda'.
Tak sampai sebulan lagi Piala AFF akan digelar di Malaysia dan Thailand. Sejauh ini kerangka tim sudah dibentuk pelatih Nil Maizar, terlepas dari beberapa pemain langganan timnas yang masih terkendala dengan perizinan dari pihak klub.
Meski dapat kendala di sana-sini terkait pembentukan skuat, timnas yang bakal berlaga di Piala AFF diminta mengesampingkan seluruh persoalan tersebut. Membawa nama Indonesia, Irfan Bachdim cs dituntut menjadi pejuang yang wajib bertarung habis-habisan.
"Di sinilah dimulai, patriotisme dituntut. Tunjukkan sebagai pejuang. Orang mungkin menang dengan teknik, kita dengan semangat. Itu melebihi teknik, jiwa itu yang perlu," seru mantan pemain tim nasional Oyong Lisa, dalam perbincangan dengan detikSport, Sabtu (27/12/2012).
"Persiapannya mungkin kurang kompak, masih ada pemain yang ditahan dan tidak boleh bergabung. Kasihan pemain profesional ini. Kalau mau membela negara, apapun harusnya dia berjuang, berkorban untuk negara. Semua tergantung pada mereka, buat apa takut? Kalau ada apa-apa ya pindah klub. Kalau ada apa-apa ya diungkapkan," lanjut mantan libero timnas Indonesia di periode 1970-an itu.
Kisruh berkepanjangan yang terjadi di sepakbola Indonesia saat ini disebutnya sedikit-banyak akan memberi pengaruh pada skuat yang sudah disiapkan. Dalam kondisi inilah PSSI wajib secara khusus mempersiapkan mental pemain, dan secara perlahan mengubah mentalitas yang sudah terbentuk saat ini.
"Itu yang harus dilakukan PSSI supaya mereka punya kepercayaan diri tinggi. Harus dipupuk, jangan materi semata, setiap menang dikasih duit sekian. Nanti tanpa uang mereka jadi gak semangat. Kurangi kebiasan itu. Siapa yang gak butuh uang? Tapi itu jangan didahulukan. Berjuang dulu, sukses, nanti akan datang sendiri," paparnya.
Lebih lanjut Oyong Lisa juga menyayangkan sikap pencinta sepakbola tanah air yang terpecah dalam memberi dukungan pada timnas. Padahal dengan membawa nama Indonesia, timnas yang akan berlaga Piala AFF seharusnya dapat dukungan penuh.
"Bagaimanapun, harus didukung penuh. Itu yang harus dibenahi. Bagaimanapun ini timnas kita kok, kalau tidak diselamatkan dan didukung oleh kita, siapa lagi?"
"Sekarang juga haru hati-hati karena beberapa pihak tidak akan tinggal diam. Akan ada upaya untuk mempengaruhi dan melumpuhkan tim," lanjutnya lagi di ujung telepon.
Sementara itu, besok dikabarkan ada aksi damai dari suporter untuk memberi dukungan moral kepada timnas yang akan mengikuti turnamen Piala AFF 2012.
Mereka antara lain menyiapkan spanduk besar dan siapapun dapat menuliskan dukungannya secara langsung buat Irfan Bachdim dkk. Aksi itu akan digelar di Pintu Merah Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, mulai jam 7 pagi.
Tak sampai sebulan lagi Piala AFF akan digelar di Malaysia dan Thailand. Sejauh ini kerangka tim sudah dibentuk pelatih Nil Maizar, terlepas dari beberapa pemain langganan timnas yang masih terkendala dengan perizinan dari pihak klub.
Meski dapat kendala di sana-sini terkait pembentukan skuat, timnas yang bakal berlaga di Piala AFF diminta mengesampingkan seluruh persoalan tersebut. Membawa nama Indonesia, Irfan Bachdim cs dituntut menjadi pejuang yang wajib bertarung habis-habisan.
"Di sinilah dimulai, patriotisme dituntut. Tunjukkan sebagai pejuang. Orang mungkin menang dengan teknik, kita dengan semangat. Itu melebihi teknik, jiwa itu yang perlu," seru mantan pemain tim nasional Oyong Lisa, dalam perbincangan dengan detikSport, Sabtu (27/12/2012).
"Persiapannya mungkin kurang kompak, masih ada pemain yang ditahan dan tidak boleh bergabung. Kasihan pemain profesional ini. Kalau mau membela negara, apapun harusnya dia berjuang, berkorban untuk negara. Semua tergantung pada mereka, buat apa takut? Kalau ada apa-apa ya pindah klub. Kalau ada apa-apa ya diungkapkan," lanjut mantan libero timnas Indonesia di periode 1970-an itu.
Kisruh berkepanjangan yang terjadi di sepakbola Indonesia saat ini disebutnya sedikit-banyak akan memberi pengaruh pada skuat yang sudah disiapkan. Dalam kondisi inilah PSSI wajib secara khusus mempersiapkan mental pemain, dan secara perlahan mengubah mentalitas yang sudah terbentuk saat ini.
"Itu yang harus dilakukan PSSI supaya mereka punya kepercayaan diri tinggi. Harus dipupuk, jangan materi semata, setiap menang dikasih duit sekian. Nanti tanpa uang mereka jadi gak semangat. Kurangi kebiasan itu. Siapa yang gak butuh uang? Tapi itu jangan didahulukan. Berjuang dulu, sukses, nanti akan datang sendiri," paparnya.
Lebih lanjut Oyong Lisa juga menyayangkan sikap pencinta sepakbola tanah air yang terpecah dalam memberi dukungan pada timnas. Padahal dengan membawa nama Indonesia, timnas yang akan berlaga Piala AFF seharusnya dapat dukungan penuh.
"Bagaimanapun, harus didukung penuh. Itu yang harus dibenahi. Bagaimanapun ini timnas kita kok, kalau tidak diselamatkan dan didukung oleh kita, siapa lagi?"
"Sekarang juga haru hati-hati karena beberapa pihak tidak akan tinggal diam. Akan ada upaya untuk mempengaruhi dan melumpuhkan tim," lanjutnya lagi di ujung telepon.
Sementara itu, besok dikabarkan ada aksi damai dari suporter untuk memberi dukungan moral kepada timnas yang akan mengikuti turnamen Piala AFF 2012.
Mereka antara lain menyiapkan spanduk besar dan siapapun dapat menuliskan dukungannya secara langsung buat Irfan Bachdim dkk. Aksi itu akan digelar di Pintu Merah Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, mulai jam 7 pagi.
Arti dan Sejarah dari Cosplay Jepang
Bagi Anda yang maniak bergaya harajuku dan maniak terhadap komik asal
Jepang, pasti Anda sudah sangat sering melihat dandanan ala Cosplay.
Cosplay sendiri sangat diminati di Jepang dan berkembang hingga keluar
Jepang termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, para penggemar Cosplay
dan dandanan ala Harajuku sangat banyak mulai dari anak kecil hingga
dewasa. Namun, apakah kalian tau arti dan sejarah dari Cosplay di
Jepang?? Mari kita baca penjelasan dibawah ini :
Cosplay Apa Sih?
Semua sudah tahu istilah Cosplay kan? Apa sih Cosplay itu? Hm.. tenang
saja tidak berbau P***o kok. Sebenarnya, Cosplay adalah istilah bagi
orang yang hobi berkostum ala karakter dalam film animasi, komik
(manga) maupun video games. Berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa
Inggris Costum and Play. Pelakunya biasa disebut Cosplayer. Sebenarnya
sih, cosplay bersifat universial, tidak meski melulu karakter dari
Jepang. Cuman yang paling populer di Indonesia ya Cosplayer Jepang.
Penyebabnya bervariasi, bisa karena dominasi komik (manga) yang
kebanyakan didominasi oleh komik Jepang. Bagi penggemar film kartun,
Naruto, One Piece dan Bleach adalah alasan utama. Bagi yang gemar
bermain musik apakah ada? Oh tentu saja, musik Jepang pun juga tidak
kalah bagusnya dengan musik dari negeri Barat.
Jika musik Barat kebanyakan adalah classic atau Rock, musik Jepang
mempunyai ciri khas sendiri dengan ritme dan Chord scale yang unik.
Contohnya saja JRock yang bisa dibilang band unik. Kembali lagi ke soal
Cosplay. Sebenarnya banyak juga Cosplay Barat, namun menurut saya
kurang cantik bagus dan sedap dipandang mata. Cosplay Jepang entah
kenapa kok kebanyakan hasilnya sangat memuaskan bahkan mendekati
kemiripan toko asli dalam manga ataupun film kartun. Mungkin karena si
pembuat manga/film kartun itu menggambarkan wajah orang Jepang, jadinya
kalo orang jepang yang meniru pasti cocok Bahkan ada seorang wanita
Jepang yang memang bekerja sebagai Cosplayer dan pendesain
kostum-kostum Cosplay sekaligus modelnya.
Sejarah Cosplay
Sejak paruh kedua tahun 1960-an, penggemar cerita dan film fiksi ilmiah
di Amerika Serikat sering mengadakan konfeksi fiksi ilmiah. Peserta
konvensi mengenakan kostum seperti yang yang dikenakan tokoh-tokoh film
fiksi ilmiah seperti Star Trek. Budaya Amerika Serikat sejak dulu
mengenal bentuk-bentuk pesta topeng (masquerade) seperti dalam perayaan
Halloween dan Paskah.
Tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang pada
dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum (costume show).[2] Di
Jepang, peragaan “cosplay” pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di
Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam bentuk pesta topeng konvensi fiksi
ilmiah Nihon SF Taikai ke-17. Kritikus fiksi ilmiah Mari Kotani
menghadiri konvensi dengan mengenakan kostum seperti tokoh dalam gambar
sampul cerita A Fighting Man of Mars karya Edgar Rice Burroughs. Tidak
hanya Mari Kotani menghadiri Nihon SF Taikai sambil ber-cosplay.
Direktur perusahaan animasi Gainax, Yasuhiro Takeda memakai kostum
tokoh Star Wars 2.
Pada waktu itu, peserta konvensi menyangka Mari Kotani mengenakan
kostum tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Kotani sendiri
tidak berusaha keras membantahnya, sehingga media massa sering menulis
kostum Triton of the Sea sebagai kostum cosplay pertama yang dikenakan
di Jepang. Selanjutnya, kontes cosplay dijadikan acara tetap sejak
Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980. Peserta mengenakan kostum Superman,
Atom Boy, serta tokoh dalam Toki o Kakeru Shoujo dan film Virus.[3]
Selain di Comic Market, acara cosplay menjadi semakin sering diadakan
dalam acara pameran d?jinshi dan pertemuan penggemar fiksi ilmiah di
Jepang.
Majalah anime di Jepang sedikit demi sedikit mulai memuat berita
tentang acara cosplay di pameran dan penjualan terbitan doujinshi.
Liputan besar-besaran pertama kali dilakukan majalah Fanroad edisi
perdana bulan Agustus 1980. Edisi tersebut memuat berita khusus tentang
munculnya kelompok anak muda yang disebut “Tominoko-zoku” ber-cosplay
di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum baju bergerak Gundam.
Kelompok “Tominoko-zoku” dikabarkan muncul sebagai tandingan bagi
Takenoko-zoku (kelompok anak muda berpakaian aneh yang waktu itu
meramaikan kawasan Harajuku). Istilah “Tominoko-zoku” diambil dari nama
sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino, dan sekaligus
merupakan parodi dari istilah Takenoko-zoku. Foto peserta cosplay yang
menari-nari sambil mengenakan kostum robot Gundam juga ikut dimuat.
Walaupun sebenarnya artikel tentang Tominoko-zoku hanya dimaksudkan
untuk mencari sensasi, artikel tersebut berhasil menjadikan “cosplay”
sebagai istilah umum di kalangan penggemar anime.
Sebelum istilah cosplay digunakan oleh media massa elektronik, asisten
penyiar Minky Yasu sudah sering melakukan cosplay. Kostum tokoh Minky
Momo sering dikenakan Minky Yasu dalam acara temu darat mami no
RADI-karu communication yang disiarkan antara lain oleh Radio T?kai
sejak tahun 1984. Selanjutnya, acara radio yang sama mulai mengadakan
kontes cosplay. Dari tahun 1989 hingga 1995, di tv asahi ditayangkan
ranking kostum cosplay yang sedang populer dalam acara Hanakin Data
Land.
Sekitar tahun 1985, hobi cosplay semakin meluas di Jepang karena
cosplay telah menjadi sesuatu hal yang mudah dilakukan. Pada waktu itu
kebetulan tokoh Kapten Tsubasa sedang populer, dan hanya dengan kaus
T-shirt pemain bola Kapten Tsubasa, orang sudah bisa “ber-cosplay“.
Kegiatan cosplay dikabarkan mulai menjadi kegiatan berkelompok sejak
tahun 1986. Sejak itu pula mulai bermunculan fotografer amatir (disebut
kamera-koz?) yang senang memotret kegiatan cosplay.
Begitulah kira-kira arti dan sejarah cosplay dari beberapa artikel yang
saya baca dimajalah. Sampai sini dulu deh artikel saya kali ini.
Semoga artikel saya ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian.
Saya mohon maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan kata.

Karlmayer adalah
suara/simfoni/musik yang dapat mempengaruhi otak manusia. Suara
tersebut konon dapat menghancurkan mental manusia dan membuat manusia
gila. Suara tersebut adalah “sound pollution” atau suara yang bising dan membuat pusing. Tidak ada unsur gaib sama sekali di dalam suara ini. Tergantung dari “segaib”
apa pemikiran orang yang mendengarkan suara ini. konon suara ini
digunakan untuk menginterogasi seseorang agar ia mau mengaku karena
pusingnya dengan suara ini. Dampak yang sering terjadi adalah paranoid,
migrain, dan sakit telinga.
Peringatan:
Bila terjadi sesuatu terhadap mental Anda, segera dengarkan lagu-lagu
selow ataupun melow, usahakan lupakan suara-suara yang Anda dengar tadi.
Dampak yang mungkin adalah sebagai berikut:
1. Sakit telinga, ini yang paling sering.
Tentu saja anda akan mengalami sakit telinga, karena frekuensi suara ini hampir mendekati gelombang ultrasonik
Tentu saja anda akan mengalami sakit telinga, karena frekuensi suara ini hampir mendekati gelombang ultrasonik
2. Pusing/migrain
Ini juga sering Jika anda mendengarkan suara ini dengan volume yang cukup tinggi, dampak ini tak terhindarkan
Ini juga sering Jika anda mendengarkan suara ini dengan volume yang cukup tinggi, dampak ini tak terhindarkan
3. Tercantol di otak.
Ini cukup sering terjadi, Anda menjadi memutar-mutar melodi ini terus menerus di kepala anda tanpa kemauan anda sendiri. Jika ini terjadi pada anda, bacalah peringatan diatas.
Ini cukup sering terjadi, Anda menjadi memutar-mutar melodi ini terus menerus di kepala anda tanpa kemauan anda sendiri. Jika ini terjadi pada anda, bacalah peringatan diatas.
4. Menjadi paranoid.
Jika anda tidak kuat tetapi memaksakan mendengarkan sampai habis, ini dapat menjadi kemungkinan. setiap anda kemana-mana anda selalu curiga, selalu celingak celinguk kiri kanan belakang, seperti ada yang mengawasi anda. pada tahap parah akan terjadi halusinasi mendadak.
Jika anda tidak kuat tetapi memaksakan mendengarkan sampai habis, ini dapat menjadi kemungkinan. setiap anda kemana-mana anda selalu curiga, selalu celingak celinguk kiri kanan belakang, seperti ada yang mengawasi anda. pada tahap parah akan terjadi halusinasi mendadak.
5. Gila, Anda bisa saja menjadi gila.
Jika anda tidak kuat mendengarkan suara ini, tetapi anda dipaksa untuk mendengarkannya/menonton videonya berkali-kali dengan volume yang besar, mungkin ini akan terjadi pada anda.
Jika anda tidak kuat mendengarkan suara ini, tetapi anda dipaksa untuk mendengarkannya/menonton videonya berkali-kali dengan volume yang besar, mungkin ini akan terjadi pada anda.
6. Tidak terjadi apa-apa
Jika anda sudah memiliki pengalaman gaib yang banyak, atau anda tidak memiliki rasa takut, walaupun anda mendengarnya berkali-kali, anda tidak akan mengalami efek apa-apa, tetapi tidak terhindarkan efek kesatu dan kedua.
Jika anda sudah memiliki pengalaman gaib yang banyak, atau anda tidak memiliki rasa takut, walaupun anda mendengarnya berkali-kali, anda tidak akan mengalami efek apa-apa, tetapi tidak terhindarkan efek kesatu dan kedua.
Konon bila mendengarkan suara ini/menonton videonya 10 kali secara terus menerus, mental anda akan rusak.
PENYEMBUHAN:
- Lupakan video/suara yang anda serap
- Dengarkan lagu-lagu slow/mellow
- Jangan menonton film horror untuk beberapa minggu
- Dengarkan lagu-lagu slow/mellow
- Jangan menonton film horror untuk beberapa minggu
Suara:
1.
Anda akan mendengar anak kecil yang tertawa cekikikan centil, dengan
suara yang sangat cempreng, diiringi dengan suara erangan seperti
senandung.
2. Suara cekikikan tadi berubah menjadi suara jeritan
yang sangat amat melengking, dengan suara yang sangat tinggi hampir
mendekati batas ultrasonik. Disinilah biasanya telinga anda menjadi
sakit, tetap diiringi suara cekikikan-cekikikan.
3. Suara jeritan
dan erangan tadi berhenti dan menjadi suara anak kecil yang sedang
bersenandung dan bernyanyi-nyanyi melodi tanpa lirik.
4. Suara
tersebut makin keras-makin keras, dan ada suara wanita menjerit dan
tiba-tiba suara menjadi suara yang sangat berisik (seperti TV yang
bersemut tetapi dengan volume yang sangat tinggi) hati-hati yang
memiliki penyakit jantung, ini dapat menjadi sangat mengejutkan.
5.
Suara bising tersebut berhenti, lalu suara perempuan yang cekikikan dan
bersenandung terdengar lagi. kali ini diiringi suara perempuan yang
menangis.
6. Suara-suara tersebut berpadu menjadi sangat bising,
disini biasanya anda akan merasa pusing. suara-suara tersebut semakin
keras dan akhirnya diiringi suara TV bersemut tadi yang juga semakin
membesar.
Video: http://www.youtube.com/watch?v=TzEGqqZM4OY&feature=player_embedded
Hanya
gambar-gambar yang aneh dan menyimpang. Anda tidak perlu takut, karena
gambar-gambar di video ini tidak ada yang menyeramkan. Hanya menyimpang
dan cenderung “aneh” dan berlawanan dengan pemikiran rasional anda.
Pertama adalah gambar dua bayi yang bergandengan, lalu pada detik ke 17
menjadi gambar ladang bunga. tentu ini berlawanan dengan akal sehat,
yang membuat persepsi anda menjadi “aneh” membuat anda menjadi cenderung
takut. ladang bunga ini berubah-ubah warna. lalu muncul gambar ladang
bunga lainnya dan berubah-ubah warna, pada detik ke 48 akan sedikit
mengejutkan, yaitu gambar badut yang menyeringai. sampai akhirnya menit
ke 1:14 muncul gambar sebuah topeng jepang.
lalu sampai saat itu
akan terus meneur gambar ladang bunga yang beruba-ubah warna dan
terbalik-terbalik. menit ke 1:58 akan muncul gambar seseorang yang
berwarna warni. lalu dari menit 1:59 sampai habis adalah gambar-gambar
bermacam-macam yang relatif sangat aneh dan menyimpang. ada beberapa
gambar lukisan dan semuanya itu sama sekali tidak menyeramkan.
78 Film Asing yang Membawa Nama Indonesia
1. ALIAS (Season 1, Season 4/5, Serial TV)

Pernah
salah satu episodenya (21) bersetting di Bali, di tengah kota Denpasar.
Yang paling mirip sama Bali cuma pura sama cewe yang bawa buah di
kepala. Ceritanya Sidney (Jen Garner)lagi nyamar jadi orang bali (jadi
laskar) trus ketemu shark yang sedang cari parfum! Trus di season 4 ato 5
gitu juga disebut ada Jakarta Project. Trus episode lain ada juga
ceritanya kedutaan Indonesia dibom, di sini diceritain Indonesia punya
senjata kimia berbahaya.
2. ANACONDA 2: THE HUNT FOR THE BLOOD ORCHID (2004)

Sekuel
Anaconda ini bercerita tentang sekelompok ilmuwan yang melakukan
ekspedisi untuk mencari anggrek berdarah yang langka yang dipercaya bisa
membuat awet muda. Anggrek tersebut berada di suatu lokasi yang sangat
terpencil yang dipenuhi oleh sejumlah flora dan fauna yang aneh-aneh,
dan tentu saja si Anacondanya sendiri yang jumlah dan ukurannya sangat
tidak biasa. Kalau hanya itu saja, orang mungkin akan menyangka bahwa
setting lokasinya berada di pedalaman Afrika atau lembah Amazon yang
memang terkenal tak tersentuh oleh manusia. Tapi, ya ternyata disebutkan
bahwa ujung dunia tersebut adalah Borneo (Kalimantan), tapi konyolnya
kondisi flora dan faunanya malah menggambarkan hutan amazon. Terus
diceritakan menyusuri Sungai Mandranang dari Kota Baru (padahal gak ada
sungai mandranang) trus Kota Baru tuh adanya di Pulau Laut Kalsel bukan
di Kalimantan daratan. Trus ada lagunya Iwa K disana yang Nombok Donk.
3. AROUND THE WORLD IN 80 DAYS (versi klasik, bukan versi Jacky Chan)

Disitu
diceritain sebelum mereka berangkat, mereka milih negara mana yang
dituju lewat brosur-brosur yang ada di travel agen. Salah satu brosur
tentang Bali. Di film itu dibilang kalo Bali adalah pulau surga dengan
perempuan berdada terbuka. Paling gak, ini sama kayak yang diceritain
sama Adrian Vickers di bukunya, Bali; A Paradise Created tentang brosur
wisata pertama tentang Bali yang dibikin sama agen travel Belanda tahun
1914. Nah, makanya brosur yang ada di film itu masuk akal. mengingat
filmnya juga klasik.
Tips Membaca Karakter Seseorang dari Tulisan Tangan

Saat
kita menulis sebenarnya tangan kita hanya sebagai alat untuk memegang
pena. Gaya tulisan kita itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. maka
bisa dikatakan bahwa tulisan bisa mengungkapkan berbagai perasaan emosi
si penulisnya. Tentu saja untuk mengetahuinya tidak sembarangan ada ilmu
membaca rahasia dibalik tulisan tangan atau yang disebut dengan
graphology. Ambil pulpenmu dan tuliskan sesuatu, yang mana yah kira-kira
karaktermu? Berikut penjelasan secara garis besarnya.
Tekanan
Dari
kuat atau ringannya tekanan tulisan seseorang kita dapat mengetahui
karakter orang tersebut. Bisa kamu perhatikan dengan memperhatikan bekas
goresan dibalik kertas.
Tekanan yang kuat:
Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan.
Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan.
Tekanan yang ringan:
Tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh
Tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh
Ukuran
Tulisan besar
Orang yang menulis dengan ukuran tulisan yang besar biasanya cenderung suka diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan ingin didengarkan.
Orang yang menulis dengan ukuran tulisan yang besar biasanya cenderung suka diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan ingin didengarkan.
Tulisan kecil
Orang yang menulis dengan ukuran kecil biasanya lebih memperhatikan detail introspektif cenderung lebih pendiam dan mandiri
Orang yang menulis dengan ukuran kecil biasanya lebih memperhatikan detail introspektif cenderung lebih pendiam dan mandiri
Kemiringan
Miring ke kanan
Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter yang impulsif emosional aktif suka bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) dan ekspresif.
Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter yang impulsif emosional aktif suka bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) dan ekspresif.
Miring ke kiri
Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap menutup diri (introvert). Lebih protektif selalu berpikir logis dan mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri.
Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap menutup diri (introvert). Lebih protektif selalu berpikir logis dan mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri.
Tegak lurus
Orang yang memiliki tulisan tegak lurus mencerminkan seseorang yang bisa mengontrol diri dan bisa menahan.
Orang yang memiliki tulisan tegak lurus mencerminkan seseorang yang bisa mengontrol diri dan bisa menahan.
Langganan:
Komentar (Atom)
Jika ada pesepakbola Britania yang paling pantas memerankan agen
rahasia 007 James Bond, siapa lebih cocok: Steven Gerrard atau Wayne
Rooney?
Turin
- Juventus memang sudah lama tidak merasakan kekalahan di ajang Seri A.
Namun, rekor La Vecchia Signora masih kalah jika dibandingkan dengan
pemain andalan mereka, Andrea Pirlo.






